4 Cara Belajar Akuntansi Dasar Lengkap Mahir

cara belajar akuntansi dasar

Belajar Akuntansi Dasar – Persamaan utama untuk akuntansi adalah Aset = Kewajiban + Ekuitas Pemilik.

Banyak pemilik bisnis memahami pentingnya kata-kata itu, tetapi bukan apa artinya.

Seperti, kredit, buku besar dan jurnal, dan kepala pemilik bisnis mungkin mulai berfikir tentang istilah akuntansi.

Istilah akuntansi sangat asing bagi kebanyakan orang yang belum mempelajari akuntansi.

Tetapi agar bisnis dapat berjalan dengan sukses, diperlukan sejumlah pemahaman akuntansi.

Seorang pemilik bisnis tidak harus menjadi seorang akuntan, tetapi itu berarti memahami beberapa pemahaman akuntansi.

1. Belajar akuntansi dasar dengan membagi akun menjadi aset dan liabilitas.

Aset adalah barang yang dimiliki bisnis dan memiliki nilai tunai. Contoh aset bisnis adalah uang tunai, peralatan kantor, kendaraan, bangunan, inventaris, dan investasi.

Kewajiban adalah jumlah uang yang dimiliki bisnis kepada kreditor. Contoh kewajiban termasuk uang yang terhutang pada rekening ke bisnis lain, saldo kartu kredit, upah yang dibayarkan kepada karyawan, dan pinjaman kendaraan dan hipotek bangunan.

2. Memahami perbedaan antara debit dan kredit.

belajar akuntansi dasar lengkap

Debit dan kredit digunakan untuk mewakili uang yang masuk dan keluar dari bisnis.

Ketika suatu aset meningkat, itu didebit; ketika suatu aset menurun, itu dikreditkan.

Contoh debit

Misalnya, jika pelanggan melakukan pembelian Rp 1.000.000, piutang aset akan didebit.

Ketika pelanggan itu kembali dan membayar akunnya, piutang aset tersebut dikreditkan.

Contoh kredit

Untuk liabilitas, prosesnya dibalik; ketika suatu kewajiban meningkat itu dikreditkan; ketika dikurangi, itu akan didebit.

Ketika bisnis mendapat pinjaman untuk peralatan baru, hutang akun akan dikreditkan.

Ketika bisnis melakukan pembayaran pada akun, akun yang terutang didebit.

3. Bedakan antara Jurnal Umum dan Buku Besar.

Jurnal umum adalah tempat transaksi harian dicatat.

Buku besar memegang saldo akun untuk setiap akun, seperti hutang dagang, peralatan dan piutang dagang.

Misalnya, jika pelanggan menghabiskan Rp 500.000 tunai, entri jurnal umum akan menjadi debit untuk kas dan kredit untuk penjualan.

Kemudian debit Rp 500.000 akan ditambahkan ke akun tunai dan kredit Rp 500.000 akan ditambahkan ke akun penjualan di buku besar.

4. Periksa Laporan Penghasilan dan Neraca.

Dua laporan keuangan ini adalah gambaran kesehatan keuangan bisnis Anda.

Laporan Penghasilan menunjukkan total penjualan, total pengeluaran dan laba atau rugi bersih bisnis. Ini terdiri dari bulanan dan tahunan, tetapi dapat sepenuhnya triwulanan juga.

Neraca menunjukkan saldo untuk semua akun bisnis dan mewakili rumus Aset = Kewajiban + Ekuitas Pemilik.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*