Cara Konsumsi Madu untuk Asam Lambung

Cara Konsumsi Madu untuk Asam Lambung

Pernahkah Anda merasakan gejala seakan-akan asam lambung naik hingga ke kerongkongan tepat setelah selesai makan? Jika pernah merasakannya, Anda bisa mengatasinya menggunakan cara konsumsi madu untuk asam lambung.

Kandungan senyawa di dalam madu dapat membantu mengatasi asam lambung dan masalah pencernaan lain. Simak ulasan berikut untuk mengetahui manfaat dan cara mengkonsumsi madu untuk asam madu:

Manfaat Madu untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

Madu merupakan bahan alami yang kaya akan kandungan mineral dan vitamin yang sangat baik untuk kesehatan badan. Kandungan senyawa dalam madu juga mampu membantu mengatasi berbagai masalah pencernaan, seperti asam lambung, diare, atau sembelit.

Madu merupakan sumber antioksidan dan membantu menangkal radikal bebas yang bisa berpotensi merusak sel-sel lapisan saluran pencernaan. Kandungan senyawa di dalam madu juga berguna untuk mencegah terjadinya berbagai kerusakan pada saluran pencernaan.

Selain itu, madu juga mengandung antibakteri dan anti inflamasi yang membantu mengurangi peradangan di dalam kerongkongan. Tekstur madu yang lembut sangat memungkinkan untuk melapisi dengan baik selaput lendir pada kerongkongan, sehingga kerongkongan akan terlindungi dan sehat.

Baca : Ciri Madu Asli

Cara Konsumsi Madu untuk Asam Lambung

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh sejumlah peneliti dalam sebuah ulasan klinis yang diterbitkan di British Medical Journal, penderita asam lambung disarankan untuk mengkonsumsi madu yang murni.

Penelitian mengenai manfaat madu ini dilakukan kepada salah seorang anggota peneliti yang memiliki gejala heartburn akibat asam lambung yang naik. Setelah mengkonsumsi satu sendok teh madu, peneliti yang mengalami asam lambung merasakan perbedaan yang cukup signifikan.

Bagi yang memiliki masalah dengan asam lambung, Anda bisa meminum satu sendok teh madu atau mencampurkannya dengan segelas air hangat. Sebagai langkah pencegahan meningkatnya asam lambung, Anda bisa mengkonsumsi madu secara rutin yaitu sebelum makan dan sebelum tidur.

Cara konsumsi madu untuk asam lambung yang tepat akan membantu Anda dalam mengurangi rasa tidak nyaman yang ditimbulkan akibat naiknya asam lambung. Karena terbuat dari bahan alami, madu sangat baik dikonsumsi oleh anak-anak hingga orang dewasa.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Sebelum Anda mengkonsumsi madu untuk mengatasi asam lambung atau masalah pencernaan lainnya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Meskipun terbilang aman, ada beberapa kelompok orang yang harus berhati-hati dalam mengkonsumsi madu.

Cara konsumsi madu untuk madu juga tidak sepenuhnya menyembuhkan, sehingga Anda bisa segera memeriksakannya ke dokter. Berikut ini beberapa orang yang tidak dianjurkan mengkonsumsi madu dan harus berada di bawah pengawasan dokter:

  • Penderita diabetes karena kandungan gula alami di dalam madu yang bisa mempengaruhi kadar gula darah
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang sedang mengkonsumsi obat tertentu
  • Penderita alergi serbuk sari atau lebah
  • Bayi yang berusia di bawah 1 tahun (12 tahun)

Bayi dengan usia di bawah satu tahun tidak dianjurkan mengkonsumsi madu karena adanya risiko madu terkontaminasi dengan bakteri Clostridium botulinum. Bakteri ini dapat membahayakan kesehatan bayi karena sistem pencernaan dan kekebalan tubuh yang belum berkembang dengan matang.

Kontaminasi bakteri Clostridium botulinum pada bayi dikenal dengan sebutan botulisme pada bayi. Meskipun jarang terjadi pada bayi, penyakit botulisme ini dapat mengakibatkan komplikasi pada bayi yang dapat mengancam jiwa.

Mengkonsumsi madu untuk meringankan dan mengatasi gejala asam lambung hanyalah sebagai pengobatan alternatif saja. Apabila gejala tidak mereda atau semakin parah, Anda harus segera ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Penjelasan mengenai manfaat dan cara konsumsi madu untuk asam lambung dapat Anda coba ketika mengalami refluks asam lambung. Meskipun masih memerlukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas manfaat dari madu, tidak ada salahnya untuk mencobanya, bukan?