Ciri Ciri Madu Asli

Ciri Ciri Madu Asli

Ciri madu asli – Madu memiliki khasiat untuk menyehatkan tubuh, karena banyak kandungan baik di dalamnya. Namun pada kenyataannya, sekarang banyak beredar madu palsu yang justru menimbulkan penyakit. Lantas, apa ciri-ciri madu asli?

Mengenal Ciri-Ciri Madu Asli

Agar tidak tertipu dengan produk madu palsu, Anda harus mengenal terlebih dulu ciri khas dari madu asli. Bagi Anda yang belum mengetahui ciri-cirinya, di bawah ini bisa Anda catat:

1. Teksturnya Sangat Kental

Madu asli selalu memiliki tekstur yang kental. Saat madu dibolak-balik dalam botol, Anda akan melihat madu bergerak dengan sangat lambat karena kental. Berbeda dengan madu palsu yang jika digoyangkan dalam botol, ia akan bergerak lebih cepat.

Baca: Cara Konsumsi Madu untuk Asam Lambung

2. Ciri Madu Asli, Mudah Terserap Kulit dan Tidak Lengket

Kebanyakan saat madu asli mengenai kulit, ia akan mudah terserap dalam kulit. Selain itu, rasanya tidak akan selengket madu oplosan. Ciri khas ini mungkin akan sedikit sulit untuk dibedakan.

Hal ini mengingat sifat madu yang memang kental dan lengket. Namun, selengket-lengketnya madu asli, ia akan mudah digosok tanpa meninggal rasa lengket berkepanjangan.

Ohya bagi yang lagi cari madu asli, bisa kunjungi gudangmadusumatera.com, disana menyediakan madu asli hasil dari peternakan sendiri.

3. Kandungan Air Kurang dari 20%

Kandungan air memang ada dalam madu asli berkualitas. Namun kadarnya tidak pernah melebihi 20%. Jika Anda mendapati kandungan air madu yang lebih dari 20%, maka Anda perlu mencurigainya. Lantas bagaimana mengenali kandungan air tinggi atau tidaknya ini?

Caranya cukup mudah, yang harus Anda lakukan hanyalah membalikkan botol madu. Saat Anda mendapati gelembung udaranya naik dalam waktu cepat, maka dapat dipastikan kandungan air di dalamnya cukup tinggi. Sebaliknya, jika gelembung udara naik dengan lambat maka kadar airnya sedikit.

4. Tidak Berbuih di Suhu Panas

Anda bisa lakukan cek pada madu untuk dipanaskan. Jika saat dipanaskan madu menjadi berbusa, maka Anda perlu waspada. Namun jika madu tetap stabil tanpa berbusa, maka bisa dibilang madu tersebut adalah asli.

5. Mudah Tersulut Api

Salah satu metode yang sering dilakukan orang untuk mengenali ciri-ciri madu asli, adalah dengan menggunakan korek api. Metode ini dilakukan dengan cara membakar madu dengan korek api. Saat madu mudah terbakar saat korek api dinyalakan, maka bisa dipastikan kandungan air dalam madu sedikit. Itu artinya, madu tersebut asli dan berkualitas baik.

Lantas jika saat dites menggunakan korek api dan madu tidak mudah tersulut api, maka kandungan air di dalamnya mungkin tinggi. Anda juga perlu waspada jenis madu ini adalah madu oplosan dan kualitasnya rendah. 

Memilih madu yang baik memang harus dilakukan dengan benar. Karenanya, mengetahui ciri-ciri dari madu asli adalah hal yang harus Anda perhatikan dengan baik.

Cara Budidaya Lebah Madu Mudah di Rumah

Cara budidaya lebah madu ternyata cukup mudah dilakukan. Hewan yang membawa banyak manfaat ini bisa juga diternakkan di rumah dengan modal yang minim. Berikut cara-cara mudah budidaya lebah madu.

1. Siapkan Modal Awal

Modal awal untuk budidaya madu berkisar Rp600.000,00 untuk merawat 4 kotak sarang lebah. Modal bisa saja bertambah jika Anda ingin meningkatkan skala budidaya yang lebih besar. Persiapan modal ini bergantung pada kebutuhan. Bagi pemula, disarankan untuk memulainya dari skala kecil. Namun, jika ingin langsung budidaya skala besar, setidaknya Anda perlu menyiapkan 40 kotak sarang lebah.

2. Menyiapkan Perlengkapan

Seperti yang telah diketahui, lebah merupakan hewan yang rentan menyerang. Oleh karena itu, diperlukan peralatan dan lingkungan yang sesuai ketika memulai proses budidaya. Mengabaikan perlengkapan yang memadai dapat meningkatkan resiko tersengat lebah.

3. Membuat Rumah Lebah

Kotak lebah pada dasarnya merupakan rumah lebah yang bisa dibuat dengan bentuk yang sederhana. Seiring berjalannya waktu, koloni lebah akan semakin berkembang dan bertambah banyak. Saat itulah ratu lebah akan terlihat dan Anda pun bisa membuat variasi bentuk rumah lebah.

4. Pemilihan Bibit Lebah

Seperti beternak hewan pada umumnya, menyiapkan bibit unggul merupakan langkah awal yang perlu diperhatikan. Tak terkecuali ketika hendak budidaya lebah madu, hal ini dimulai dari pemilihan bibit yang berkualitas.

Salah satu spesies lebah madu yang dikenal unggul adalah spesies mellifera. Lebah jenis ini dikenal dapat menghasilkan madu berkualitas tinggi. Sedangkan untuk bibit lebah yang dibutuhkan antara lain adalah lebah ratu, lebah jantan, dan lebah pekerja.

Setelah bibit lebah siap, selanjutnya adalah proses pemindahan menuju kotak kayu yang telah dibentuk. Pastikan Anda menggunakan perlengkapan yang memadai agar tidak mudah tersengat lebah.

5. Proses Pemeliharaan

Cara budidaya lebah madu selanjutnya adalah tahapan pemeliharaan. Proses ini dapat dilakukan sejak awal pemindahan lebah. Caranya dengan mengoleskan royal jelly secukupnya pada bagian dalam kotak lebah. Bisa juga dengan menempatkan wadah khusus yang telah diisi dengan air gula.

Hal ini dilakukan sebagai langkah awal pemberian sumber makanan pertama bagi para lebah agar dapat berkembang. Setelah memberikan pakan, Anda dapat melakukan pengecekan rutin. Pastikan pula agar kotak lebah bebas dari rayap yang bisa merusaknya.  Sesekali lakukan pula pembersihan lingkungan dari rumput dan ilalang liar.

6. Proses Panen

Bagi pemula, proses pemanenan lebah mungkin sedikit merepotkan. Tahapan ini memerlukan persiapan yang matang karena lebah madu sewaktu-waktu bisa menjadi agresif dan menyengat. Gunakanlah peralatan lengkap dan lakukan pengasapan untuk menghalau para lebah.

Jika lebah sudah dirasa menjauh, ambillah bingkai-bingkai pada kotak lebah secara perlahan. Terkadang dalam sarang lebah juga dapat ditemukan telur-telur, Anda bisa memasaknya karena kandungannya sangat bermanfaat untuk tubuh.

Membudidayakan lebah memang dapat dilakukan mulai dari skala kecil. Poin pentingnya adalah pastikan perlengkapan sudah sesuai untuk menghindari sengatan lebah. Selain itu lingkungan yang sesuai pun perlu diperhatikan, agar proses budidaya lebah tidak mengganggu lingkungan sekitar.

Beberapa ciri-ciri yang telah dijelaskan di atas, mungkin bisa menjadi acuan atau referensi Anda dalam memilih madu yang baik dan menyehatkan. Jalan mudahnya, Anda bisa membeli madu pada orang yang dipercaya.